Suatu hari, Umar bertanya pada putrinya, “Hafshah, berapa lama seorang perempuan sanggup menahan gejolak syahwatnya?”.
“Dua atau tiga bulan. Paling lama empat bulan, Ayah!”.
Sejak itu, Amirul Mukminin Umar Bin Khattab menggariskan kebijaksanaan, pergiliran pasukan tiap shift tak boleh lebih dari 4 bulan. Mereka harus punya waktu jeda untuk pulang menemui istrinya.
Ini kebijakan yang sangat humanis dan insani.

Umar… Ya Umar,
Dipikulnya sendiri gandum untuk seorang perempuan yang memasak batu di atas tungku.
Ia dengarkan dengan seksama kejujuran seorang gadis penjual susu, yang kemudian diangkatnya menjadi menantu.

Umar… Ya Umar,
Di tengah sengatan panas, ia berlari-lari mengejar unta zakat yang lepas.
Ia memecat Khalid, ketika mulai muncul kultus individu di dada prajurit.

Umar… Ya Umar,
Ada penjagaan nilai-nilai Illahi, nilai perjuangan sekaligus nilai kemanusiaan, dalam tiap kebijakan yang dibuatnya.
Saat pengangkatannya menjadi Khalifah, Umar berpidato : “Aku bukanlah orang terbaik di antara kalian. Jika aku benar, maka dukung dan bantulah aku mengemban amanah ini. Jika aku salah, maka jangan ragu untuk meluruskanku!”.

Umar… Ya Umar,
Mari kita belajar dari Umar.