Ternyata aku belum selesai belajar tentang cinta.
Aku benar-benar belum memahaminya.

Ketika ku resah bertanya,
”Mengapa selama ini aku tak pernah cemburu?”
Kurelakan kau berjalan kemanapun kau menuju
Kuikhlaskan kau lakukan apapun yang kau mau
Kupegang hatiku dan bertanya,
”Apakah itu artinya aku tak pernah mencintaimu ?”
Bertahun-tahun aku mencari jawaban,
Ternyata…
”Aku tak cemburu karena ku sangat mempercayaimu”.

Ternyata aku belum selesai belajar tentang cinta.
Aku benar-benar belum memahaminya.

Ketika ku resah bertanya,
”Mengapa cintaku seperti tak berasa?”
Tak ada sakit hati karena rindu tak terpenuhi
Tak ada penantian panjang menunggumu datang
Kupegang hatiku dan bertanya,
”Apakah itu artinya aku tak pernah mencintaimu ?”
Berjalan jauh aku mencari jawaban,
Ternyata…
”Aku tak merasa justru karena terlalu menikmatinya”

Kau terlampau baik…
Kau sempurnakan cintamu untukku
Aku tak cemburu, karena kau tak sediakan ruang itu
Aku tak sakit hati, karena belaianmu tak berhenti
Aku tak menunggu, karena kau selalu di sisiku.

Ternyata aku belum selesai belajar tentang cinta.
Aku benar-benar belum memahaminya.

 

 

 

(Jangan khawatir, Mas…
Aku terus mempelajarinya.
Bimbing aku yaaa…)