Bergunjing adalah salah satu kebiasaan buruk manusia, yaitu membicarakan keburukan atau kelemahan seseorang kepada orang lain. Disadari atau tidak, bergunjing memnimbulkan dampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain.

Berikut ini adalah sebuah kisah tentang sifat buruk bergunjing.

Pada suatu hari, ada seorang perempuan kaya yang pergi kepada seorang yang arif untuk meminta nasihat, karena dia ingin sekali menjadi menjadi orang yang suci dan baik. Sayangnya, ia mempunyai satu sifat jelek yang sulit dihilangkan. Ia berkata bahwa ia suka sekali bergunjing dan walaupun sudah lama ia berusaha untuk menghilangkan kebiasaan yang buruk ini, namun selalu gagal.

Orang arif itu berkata, “Pergilah ke pasar hari ini dan belilah seekor ayam! Dalam perjalanan pulang, cabutlah bulu-bulu ayam itu dan buanglah di jalan. Setelah selesai kembalilah pada saya”.

Perempuan kaya itu sangat heran mendengar perintah yang aneh itu, namun ia tetap patuh dan menjalankan apa yang diperintahkan orang arif tersebut.

Tak berapa lama kemudian, ia kembali ke orang arif itu.

“Bagus!” kata orang arif itu. “Ibu telah menjalankan langkah pertama. Sekarang langkah yang kedua, kembalilah ke pasar dan kumpulkanlah semua bulu-bulu yang telah engkau sebarkan tadi.”

“Mana mungkin!” seru ibu itu, “bulu-bulu itu sudah dibawa angin dan telah tersebar dimana-mana. Bagaimana saya dapat mengumpulkannya lagi?”

“Betul!” orang arif itu menjawab, “Hal yang sama juga akan terjadi jika kita bergunjing tentang orang lain. Kata-katamu akan tersebar dari mulut ke mulut. Jika sudah tersebar, maka mustahil untuk menghentikannya. Maka itu, lebih baik jangan memulainya”. Perempuan itu mendapatkan pelajaran yang bagus. Dan setelah itu dia berusaha keras untuk tidak bergunjing lagi.

Kisah ini memberikan pembelajaran bahwa bergunjing memberikan dampak yang buruk untuk diri sendiri maupun orang lain, karena keburukan itu akan terus tersebar ke mana-mana. Sebuah quote mengatakan, “Janganlah mengatakan keburukan, agar engkau tak mendengar keburukan dikatakan kepadamu, dan janganlah memperbesar kesalahan orang lain agar kesalahanmu sendiri tak terlihat besar…”

Bergunjing itu menyebarluaskan keburukan dan kebencian antar manusia. Janganlah mengatakan keburukan, agar dunia ini dipenuhi dengan cinta kasih dan kebahagiaan.

(Sumber : Walinz Media)