Menikmati indahnya dua sisi benua Eropa & Asia

Bosphorus Cruise, perjalanan menyusuri selat Bosphorus untuk meliat keindahan dengan latar belakang 2 benua,Asia dan Eropa.

Inilah salah satu pengalaman luar biasa yang kami nikmati dalam perjalanan selama 10 hari di Turky.

Di kanan dan kiri selat dapat kita lihat berbagai bangunan yang menarik seperti Istana Dolmabahce Palace, Anadoluhisari (benteng dari Anatolia), Küçüksu Kasri (Istana), The Hidiv Kasri (Villa yang dibangun tahun 1900), restoran cantik tepi pantai di Tarabya dll.

Selat Bosphorus ini terhubung dengan Laut Marmara di utara dan Laut Hitam (Black Sea) di selatan, memiliki panjang sekitar 30 km dan lebar kurang lebih hampir 4 km. Menurut informasi, kedalamannya bervariasi antara 36 sampai 124 meter. Selat inilah yang memisahkan Istanbul Eropa dengan Istanbul Asia.Istanbul adalahkota terpenting di Turky. Meski bukan ibukota Negara, namunIstanbul merupakankota terbesar di Turky dan bekas pusat Kerajaan dinasti khalifah Usman atau Ostmaniah atau dikenal juga dengan sebutan Ottoman. Terdapat dua jembatan yang menghubungkan selat, yaitu Jembatan Bhosporus dan Jembatan Fatih Sultan Mehmet.

Selat Bhosporus sangat ramai. Sepanjang tepi selat, berdiri restoran dan tempat pemandian. Klub sepak bola Turki,

Bersama adikku Izza

Galatasaray Adasi, membangun restoran terapung lengkap dengan kolam renang. Dari selat itu tampak jelas bangunan Masjid Sulaiman Yang Agung, masjid terbesar di Turki, dengan kapasitas 10.000 jemaah. Dibangun pada masa pemerintahan Sultan Sulaiman (1520-1560), sultan yang menaklukkan Beograd, Kerajaan Hongaria dan beberapa wilayah di Eropa Tengah, menaklukkan Baghdad dari Persia pada 1535, dan melakukan kontrol wilayah Mesopotamia dan Teluk Persia. Masjid itu sungguh anggun dengan menara yang menjulang tinggi.Ada lagi Masjid Khalid bin Zaid, salah seorang sahabat Rasulullah saw yang pemberani. Juga tak kalah anggunnya.

Saya sendiri, memilih berada di atas kapal, meski harus menahan dingin karena cuaca dan terpaan angin, agar dapat puas menikmati keindahan tersebut. Sementara teman-teman yang lain menikmati keindahan dari balik kaca dengan tempat duduk yang cukup nyaman.