Wahai…

Berkumpullah segenap rasa cinta,

Mengalir deras menyusuri nadi ke rasa

Menyerap di serat daging

Menghembus di nafas menjaring

Wahai…

Cinta yang datang berbondong-bondong

Menghampiriku dari atas, bawah, kanan dan kiri tiap lorong

Berkumpullah…

Berkumpullah…

Tak perlu kutahu dari mana asalnya

Karena mereka satu hulu – satu muara

Hulu cinta – muara cinta

Dari Sang Maha Segala

Subhanahu wa ta’ala

Wahai…

Inilah energi positif kedaulatan cinta abadi

Malaikat dan bidadari berkumpul disini

Ku meng-imani,

Rabb,

Ijinkan cintaku hanya…

PadaMU

Di jalanMU

KarenaMU

Sungguh KAU takkanpernah membiarkanku sendiri

(Rabb… peluk aku dalam damai cintaMU

Selamanya… jangan terlepas…)