Celsus Library…

Wouw… sungguh perpustakaan yang megah !

Bayanganku langsung melesat ke masa Yunani Kuno. Peradaban yang tinggi dengan masyarakat yang telah sadar membaca. Membaca memang sangat penting. Itulah sebabnya mengapa wahyu pertama yang diturunkan ALLAH pada Rasululloh Muhammad SAW adalah Iqro’… Iqro’ bismirobbikalladzi kholaq. Bacalah… Bacalah dengan mana Tuhanmu yang menciptakan.

Membaca… Ya… Membaca itu hal yang sangat penting.

Aku terkagum-kagum menatap bangunan megah di depan mataku. Meski hanya tinggal puing, namun aku dapat membayangkan, betapa gagah dan megahnya Celsus Library.

Bangunan ini mempunyai arsitektur yang sangat indah. Bahkan merupakan salah satu struktur yang paling indah diEphesus. Didirikan pada tahun 117 AD (Anno Domini – Tahun setelah Isa Al Masih lahir). Celsus Library merupakan buah karya Gaius Julius Celsus Polemaeanus, seorang gubernur provinsiAsiasaat itu. Makam Celsus berada di bawah lantai dasar gedung ini.

Di Celsus Library tersimpan gulungan dari naskah-naskah, tepatnya disimpan di semacam lemari yang ada di ceruk di dinding. Adadinding ganda di belakang rak buku itu, untuk melindungi gulungan-gulungan tersebut dari dari suhu dan kelembaban yang ekstrim. Kapasitas perpustakaan ini lebih dari 12.000 gulungan. Karena itu Celsus Library merupakan perpustakaan terkaya ketiga di zaman kuno setelah Alexandra dan Pergamus.

Bangunan Celsus Library terdiri dari 2 tingkat. Di sini, kita bisa menemukan patung Athena yang diletakkan di komplek perpustakaan.

Celsus Library terdiri dari dua lantai dengan tiga pintu masuk ke dalam area perpustakaan. Adabeberapa patung dewi yang melambangkan Wisdom, knowledge, intelligence, dan vavor (kebijaksanaan, pengetahuan, kecerdasan, dan keberanian). Mereka adalah patung dewi Sophia (kebijaksanaan), dewi Episteme (pengetahuan), dewi Ennoia (kecerdasan) dan dewi Arete (keberanian).
Di area perpustakaan ini juga terdapat auditorium yang dulunya biasa digunakan untuk mengadakan kuliah dan presentasi public. Ruang public tersebut pada masanya sangat berguna, karena masyarakat sering mengadakan rapat-rapat untuk mengambil keputusan bersama.