Kita bertanggung jawab atas motivasi diri kita.
Adalah keliru menuntut orang lain memotivasi kita. Tak seorang pun
bertanggung jawab atas timbul tenggelamnya motivasi dalam diri kita,
melainkan kita sendiri. Pidato pemimpin yang menggebu-gebu, program
pelatihan yang menggairahkan atau pernyataan visi yang penuh kalimat indah, semua itu hanya usaha mengetuk pintu motivasi diri kita. Bila kita tak
berkenan membukanya, gedoran sekeras apa pun takkan berguna.
Karena kita bertanggung jawab atas perjalanan karier dan hidup kita sendiri, maka bangun… bangunkan diri kita sendiri.
Kitapun tak bertanggung jawab pada naik turunnya motivasi orang lain.
Karena kita tak selalu tahu apa harapan mereka. Motivasi selalu bertalian
dengan harapan. Sediakan tempat bagi mereka untuk memenuhi harapan bersama, antara kita dan mereka. Kemudian bekerjalah bahu-membahu untuk mewujudkannya. Motivasi selalu muncul dari kegembiraan. Sedangkan kegembiraan ditemukan dalam kerja bersama.