Tulisan ini diringkas dari buku ‘Time To Change’..

Keseimbangan antara bicara dan diam, merupakan kunci sukses kita. Kita harus tahu, kapan musti bicara dan kapan musti diam. Keseimbangan ini, hanya kita yang tahu. Coba renungkan ! Jika saat ini kita terlalu diam dan kurang bisa bicara, maka belajarlah untuk mengeluarkan pendapat. Namun bila kita sudah terlalu banyak bicara, maka sebaiknya diam. 
Segera berubahlah menuju titik keseimbangan kita dalam diam dan bicara. Perbanyak pula keheningan dalam lingkungan kita, untuk mendapatkan kejernihan dalam berfikir, kejernihan dalam mengambil keputusan. 
Silence is the true friend that never betrays.

Diam, akan memberi ruang untuk kita. Diam akan memberi ruang untuk lingkungan. Diam akan memberi ruang untuk telinga mendengar. Mendengar kebijakan, mendengar keindahan, mendengar kebaikan, mendengar bisikan - bisikan kesuksesan yang hanya bisa kita dengar, saat-saat diam. 
Diam ! Jangan mengeluh.
Perbanyak mensyukuri, apa yang telah anda miliki.
Diam ! Berhentilah meminta.
Perbanyak memberi.
Diam ! Jangan mengritisi.
Perbanyak merenungkan dan perbaiki diri.
Diam ! Berhentilah bicara.
Perbanyak menikmati ketenangan.
Diam ! Perbanyak mendengar petunjuk-petunjuk kesuksesan anda.