Akhir April hingga awal Mei 2011, saya punya kesempatan jalan-jalan ke sebuah wilayah yang sungguh mengagumkan… Goreme !

Goreme merupakan sebuah wilayah unik dengan pemandangan yang sangat eksotis. Berada di tempat ini, rasanya seperti kembali ke jaman Flinstone, atau malah seperti berada di planet lain.

Wilayah Goreme terletak 10 km dari Nevsehir dan dikelilingi lembah antara segitiga Nevsehir-Urgup-Avanos. Dulu daerah Goreme ini dikenal dengan nama Korama, Matiana, Maccan atau Avcilar. Nama Korama, dalam dokumen tertulis paling awal yang dikenal dari abad ke-6, diperkirakan merupakan nama tertua yang diberikan pada tempat ini. Dalam dokumen itu, dikatakan bahwa St Hieron dilahirkan di Korama pada akhir abad ke-3, menjadi martir di Melitene (Malatya) dengan teman 30 dan tangannya dipotong dan dikirim ke ibunya di Korama. Sementara itu, penggambaran tentang St Hieron dari Korama ini, ditemukan dalam Gereja (Buckle) Tokali di Goreme  Open Air Museum.


Goreme dan sekitarnya dipercaya merupakan pekuburan dalam Periode Romawi. Pendapat ini muncul dari adanya monumen kembar makam berpilar Romawi cekung di dalam sebuah tempat yang disebut cerobong peri di tengah Goreme, dan juga adanya banyak makam di wilayah ini.
Pada awal Abad Pertengahan, Goreme merupakan sebuah pusat kegiatan Kristiani yang cukup penting. Goreme adalah sebuah keuskupan yang dikelola oleh Mokissos dekat Aksaray pada abad 11 dan 13. Tidak ditemukan tanggal pada prasasti di sejumlah besar biara, gereja dan kapel di sekitar Goreme. Maka, umur bangunan-bangunan keagamaan tersebut ditandai sesuai dengan ikonografi atau fitur arsitekturnya.