Adakah Istri Yang Tidak Cerewet?
Mungkin sebagian orang akan mengatakan, “Sulit menemukannya !”. Bahkan istri Khalifah Umar bin Khatab-pun dikabarkan juga cerewet. Lalu, bagaimana Khalifah Umar menghadapi istrinya tersebut ?
Berikut ini adalah kisah yang dapat kita ambil hikmahnya.

Diceritakan, seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa. Menuju kediaman khalifah Umar bin Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah, karena tak tahan dengan kecerewetan istrinya. Begitu sampai di depan rumah khalifah, laki-laki itu tertegun. Dari dalam rumah terdengar istri Umar sedang mengomel, marah-marah. Cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar. Namun, tak sepatah katapun terdengar keluhan dari mulut sang khalifah besar itu. Umar diam saja, mendengarkan istrinya yang sedang gundah. Akhirnya lelaki itu mengurungkan niatnya, batal melaporkan istrinya pada Umar.

Apa yang membuat seorang Umar bin Khatab yang disegani kawan maupun lawan, berdiam diri saat istrinya ngomel ?

Mengapa ia hanya mendengarkan, padahal di luar sana, ia selalu tegas pada siapapun ?

Umar berdiam diri karena ingat bahwa seorang istri itu berperan dalam 5 hal :
1. Benteng Penjaga Api Neraka.
2. Pemelihara Rumah.
3. Penjaga Penampilan.
4. Pengasuh Anak-anak.
5. Penyedia Hidangan.

Dengan mengingat lima peran ini, Umar kerap diam setiap istrinya mengomel. Umar menyadari, mungkin istrinya capek atau barangkali istrinya jenuh dengan segala beban rumah tangga di pundaknya. Seorang istri telah berusaha membentengi suaminya dari api neraka, memelihara hartanya, menjaga penampilannya, mengasuh anak-anaknya serta menyediakan hidangan untuknya. Untuk segala kemurahan hati sang istri, tak mengapa ia mendengarkan keluh kesah buah lelah.

Umar hanya mengingat kebaikan-kebaikan istri untuk menutupi segala cela dan kekurangannya. Bila istri sudah puas menumpahkan kata-katanya, barulah ia menasehati, dengan cara yang baik, dengan bercanda. Hingga tak terhindar pertumpahan ludah dan caci maki tak terpuji.

Akankah suami-suami masa kini dapat mencontoh perilaku Umar ini ?

Khalifah Umar tak hanya berhasil memimpin negara tapi juga menjadi imam idaman bagi keluarganya.