Begitu banyak kursus dan pelatihan untuk menjadi seorang ‘pembicara’ yang handal. Belajar mengenai public speaking, belajar berpidato agar menjadi orator ulung, belajar jadi MC, belajar jadi penyiar dll.

Lalu kapan kita belajar MENDENGAR ?

Dengarlah dan belajarlah dari pengalaman orang lain.

Mari kita buka telinga dan hati kita untuk mendengarkan, kemudian mengerti, lalu memahami, dan kemudian mempertanyakan semua pikiran dan paradigma kita.

Sayangnya, banyak orang yang mendengarkan semata-mata untuk memperkuat pendapat mereka sendiri, bukannya untuk mendapatkan sesuatu yang baru yang mungkin bertentangan dengan pendapat mereka sebelumnya.

Mari kita buka telinga… Mari kita dengarkan…