Kecerdasan Emosional dilontarkan pertama kali pada tahun 1990 oleh psikolog Peter Salovey dari HarvardUniversity.
Meliputi : Empati, Mengungkapkan dan memahami perasaan, mengendalikan amarah, kemandirian, kemampuan menyesuaikan diri, disukai, kemampuan memecahkan masalah antar pribadi, ketekunan, kesetiakawanan, keramahan serta sikap hormat.
Berkat buku best seller karya Daniel Goleman yang laris tahun 1995 berjudul Emotional Intelligence, konsep kecerdasan emosional ini menyebar luas dan bahkan jadi judul utama majalah Time. Presiden Clinton-pun di tengah-tengah kampanyenya mengatakan, “Tahukah kalian bahwa sekarang ada buku yang sangat istimewa? Buku itu adalah Emotional Intelligence. Saya sangat menyukainya. Hillary yang memberikannya pada saya”.
Mari kita bersama mengasah kecerdasan emosional kita.

Setuju ?