Apakah selama ini, anda merasa selalu dalam kesadaran ?

Memang, untuk dapat menikmati hidup, hal terpenting yang perlu kita lakukan adalah menjadi ‘Sadar’. Kesadaran merupakan inti dari spiritualitas dan kehidupan. Namun, ternyata banyak orang yang menjalani hidup ini dalam keadaan ‘tanpa sadar’. Ibaratnya seperti orang yang terkena hipnotis. Mereka tahu di mana menyimpan uang, tahu nomor pin ATM, tapi menyerahkan uang pada orang tidak dikenal. Orang – orang yang tanpa sadar ini sebenarnya tahu, tapi tidak sadar. Karena itu, mereka bergerak bagaikan robot-robot yang dikendalikan orang lain, dikendalikan lingkungan, dikendalikan jabatan, dikendalikan uang, dan lain sebagainya.

Sadar’ berbeda dengan ‘Tahu’. ‘Menyadari’ amat berbeda dengan ‘Mengetahui’. Contohnya, kita tahu berolah raga penting untuk kesehatan, tapi kita tidak juga melakukannya. Itulah contoh tahu tapi tidak sadar!

Ada dua hal yang dapat membuat orang menjadi sadar. Yaitu, peristiwa pahit dan musibah. Musibah sebenarnya adalah ”rahmat terselubung’ ‘ karena dapat membuat kita bangun dan sadar. Kita sadar pentingnya kesehatan kalau sakit. Kita sadar pentingnya belajar, kalau nilai menurun. Kita sadar hangatnya keluarga, saat dinas jauh…

Bismillah, mari senantiasa dalam kesadaran.