St.PaulRuins…

Inilah reruntuhan gereja Katolik yang dirancang oleh seorang pendeta dari Itali. Gereja ini juga dikenal dengan nama gereja Matter Dai atau Bunda Maria.

Gereja St. Paul awalnya dibangun tahun 1583, lalu hangus terbakar. Dibangun lagi tahun 1602 di samping Jesuit College of St. Paul’s, universitas Barat pertama diAsia. Di universitas ini, para misionaris belajar tentangChina, sebelum mereka bertugas di Ming Court di Beijing sebagai ahli astronomi dan ahli matematika.

Sayangnya, lagi-lagi gerejaSt. Paulkembali terbakar… dibangun lagi.

Namun ketika terbakar yang ketiga kalinya di tahun 1835, gereja ini tidak dibangun lagi. Tinggallah kini reruntuhannya sebagai saksi sejarah, seperti yang kita lihat sekarang. Yang tersisa hanyalah halaman depan yang dramatik ini, dengan empat baris tiang, lengkap dengan ukiran dan patung. Arsitektur Gereja St. Paul yang unik mengingatkan padagayaRenaissance Eropa dan arsitektur Asia dalam sebuah campuran mempesona dari unsurChinadan Barat.

Saat ini, banyak pertunjukkan musik diadakan di Ruins ofSt. Paul’s.

Dengan tangga dan penampilannya yang dramatis, menjadikan halaman St. Paulini sebagai panggung yang alami.
Di dekat Ruins of St. Paul’s terdapatMuseum ofSacred Art and Crypt. Museum ini memajang lukisan, patung dan benda religi lainnya dari gereja-gereja diMacau. Sementara di pemakaman sejajar museum, pengunjung dapat memperhatikan relik-relik dari para martir Jepang danVietnam.